Bab 38

1322 Kata

Musik di dalam klub masih berdentum keras. Lampu berputar di langit-langit, memantulkan warna merah dan ungu di seluruh ruangan. Tiana sedang tertawa bersama salah satu penari yang mencoba membuatnya terkesan dengan gerakan berlebihan. Sementara itu Sarah duduk di sofa melingkar dengan tubuh sedikit kaku. Ia masih belum benar-benar terbiasa dengan suasana itu. Tiga pria penghibur tadi sempat berbincang ringan dengan mereka. Salah satu bahkan mencoba membuat Sarah tertaawa dengan candaan kecil, tapi Sarah hanya bisa tersenyum tipis sambil menatap gelas minumannya. Ia terus merasa seperti seseorang yang berada di tempat yang salah. “Tiana…” katanya pelan. Tiana menoleh. “Apa?” “Aku rasa kita harus pulang.” Tiana memiringkan kepala. “Kita baru saja datang.” Sarah menggigit bibirnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN