Bab 21

1740 Kata

Javier meletakkan sebuah kotak panjang berwarna hitam di atas meja dekat jendela. Gerakannya tenang, tapi sorot matanya menunjukkan ada sesuatu yang sudah ia rencanakan sejak pagi. “Pakai ini,” katanya singkat. Sarah yang sedang merapikan rambutnya menoleh. Ia mendekat, membuka kotak itu perlahan. Di dbalamnya, terbaring sebuah gaun hitam yang jelas bukan pakaian biasa—bahannya jatuh lembut, potongannya sederhana tapi tegas, dan ada kilau halus yang hanya terlihat kalau terkena cahaya. Bukan gaun yang berteriak minta diperhatikan, tapi justru yang membuat orang menoleh dua kali. “Kita makan malam di restoran bintang lima,” lanjut Javier. “Tidak perlu berlebihan. Tapi kita tetap harus pantas.” Sarah mengangguk. Tangannya menyentuh kain itu dengan hati-hati, seperti menyentuh sesuatu yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN