Suasana pagi itu masih dipenuhi sisa percakapan tentang berkebun. Sarah kini duduk lebih dekat dengan Javier di sofa ruang tengah, sementara beberapa dokumen yang tadi dibawa Javier masih terbuka di meja. Angka-angka, laporan perusahaan, grafik keuangan—semua hal yang biasanya langsung mendapatkan fokus penuh dari Javier kini justru hanya tergeletak begitu saja. Karena perhatian Javier— Masih terbagi. Dan pusatnya— Tetap Sarah. Sarah sendiri terlihat jauh lebih baik pagi itu. Tidak pucat, tidak mual, tidak mengeluh sakit. Justru itu yang membuat keinginannya semakin banyak muncul. Tangannya masih memegang lengan Javier, seperti tidak ingin memberi jarak sedikit pun sejak percakapan tadi selesai. Javier mencoba kembali fokus ke dokumen. Benar-benar mencoba. Ia mengambil salah satu l

