BAB 80

1064 Kata

Kerusuhan di arena kampanye menjadi titik balik yang tak diinginkan bagi Victor. Ia berdiri di tengah pusaran opini publik yang bergejolak, dihantam pertanyaan, tuduhan, dan spekulasi yang tak kunjung reda. Orang-orang menuntut penjelasan, seolah ia satu-satunya yang harus bertanggung jawab atas kekacauan itu. Pihak lawan memanfaatkan situasi dengan cerdik. Mereka menyusun narasi, menebar keraguan, dan menyulut api ketidakpercayaan. Setiap langkah Victor diawasi, setiap kata dipelintir. Ia tahu, satu kesalahan kecil bisa menjadi peluru yang mematikan reputasinya. Yang paling menyakitkan adalah kemarahan dari pasangan kampanyenya. Bukannya mendapat dukungan, ia justru disudutkan. Tidak ada ruang untuk menjelaskan, tidak ada telinga yang mau mendengar. Victor memilih diam. Ia menanggung s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN