Natalia mendengarkan lagu sambil memejamkan mata, suara gadis berambut pirang yang membiusnya. Suara gadis itu benar-benar indah dan nyaman di telinga. Tidak puas rasanya, mendengar suara indah itu melantunkan lagu-lagu cinta. Dadanya terasa bergetar, karena alunan nada yang sarat makna. Saat satu lagu balada berakhir dan berganti dengan lagu ceria, ia membuka mata dan menggoyangkan kepala. Bangkit dari meja untuk meletakkan uang di kotak yang berada di panggung. Memberi tip cukup banyak dan tindakannya mendapatkan senyuman dari gadis berambut pirang itu. Satu lagu selesai, disusul lagu yang lain, hingga akhirnya lima sampai tujuh lagu berhasil dinyanyikan. Selama itu pula, Natalia tidak beranjak dari kursinya. Memesan gelas kedua saat si penyanyi mengakhiri penunjukan dan pergi ke bela

