Alejandro melangkah perlahan, mengiringi Natalia yang sedang bicara dengan ketua pameran. Ia menatap Natalia tak berkedip, seolah takut kalau perempuan itu bisa sewaktu-waktu pingsan. Bukan tanpa alasan melakukannya. Melihat wajah Natalia yang pucat, ia tahu kalau perempuan itu sedang tidak enak badan. Setiap kali Victor mendekati istrinya, Alejandro tanpa sadar mengepalkan tangan. Ia tidak rela kalau Natalia harus berdekatan dengan psikopat itu. Entah apa yang terjadi di antara mereka, tapi tidak seharusnya Victor melakukan kekerasan pada Natalia. Ia melihat dengan mata kepaianya sendiri, bagaimana Victor mencekik istrinya. Kalau tidak ingat sedang di keramaian, ingin rasanya ia mendobrak pintu mobil dan menari Natalia keluar. Seteiah itu, dirinya yang akan mencekik si gubernur. Laki-Ia

