Hanafi mentap Hany yang terlihat sangat cantik. Jauh dari gaya berpakaiannya yang sering di pakai sehari -hari. Kali ini, Hany lebih nampak terlihat alim dan seperti wanita sungguhan. Kedua mata Hanafi juga tak berkedip saat Hany mulai berjalan ke arahnya bersama Papah Broto. Senyum manisnya langsung terbit saat wanita yang berada di depannya kini telah SAH menjadi istrinya. Hanya berjalan pelan sambil menunduk karena harus melihat jalan yang akan di laluinya. Maklum ia tak biasa memakai kebaya dan kain panjang yang begitu susah untuk bergerak di tambah sandal selop dengan hak tinggi ukuran sekitar sembilan sentimeter. Bukan saja membuat Hany kesulitan berjaln dan harus hati -hati agar tidak terserimpet. Tapi juga selop ber -hak tinggi itu membuat kakinya begitu pegal dan terasa keram.