34

536 Kata

Puri akhirnya menceritakan duduk perkara permasalahan yang kini terjadi di Knator pada Ibunya. Ibu Puri mengusap lembut punggung putri semata wayangnya itu penuh kasih sayang. "Sebel kan Bu, Kalau begini terus," ucap Puri mengerucutkan bibirnya karena kesal. "Kesel juga sih, Ibu dengernya. Tapi, Itu kan emang udah jadi resiko yang harus kamu terima, Puri. Karena kalian berdua itu menikah secara diam -diam. dari awal, Ibu kan sudah bilang untuk meramaikan acara pernikahan kalian agar semua orang itu tahu hubungan kalian, status kalian juga saat ini. Jadi gak ada masalah selama di Kantor," titah Ibu Puri menasehati. Puri mengangguk kecil. Kedua kakinya bersila dan masih memegang gelas berisi minuman hangat. Pikiran Puri masih kacau. "Puri mau resign aja," ucap Puri lirih. "Lhooo ...

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN