Bab 55 CEO kasmaran

1282 Kata

Pagi itu suasana kantor utama Pramasta Group harusnya terasa tegang, teratur, dan nyaris militeristik. Karyawan berjalan cepat, suara sepatu formal beradu dengan lantai granit, layar-layar menampilkan angka dan grafik yang bergerak tanpa ampun. Harusnya begitu karena sudah di pertengahan bulan dan sebentar lagi libur panjang karena mendekati hari libur nasional. Namun, hari ini berbeda. Penyebabnya? CEO mereka sedang… jatuh cinta. Meski sudah menikah selama hampir dua bulan, CEO mereka masih seperti anak ABG. Bahkan pagi ini sangat parah. CEO, sang pemilik perusahaan justru duduk dengan posisi sedikit miring di kursi kerjanya, dagu ditopang tangan, mata fokus pada layar ponsel. Bukan laporan, grafik saham atau proposal investasi. Pramasta sedang menatap foto Ayu dengan senyuman lebar sam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN