Bab 91 Backstory Aiden

1082 Kata

Hujan turun tipis membasahi atap vila. Aiden duduk sendirian di ruang kerja kecil yang menghadap taman belakang. Lampu tidak dinyalakan—hanya cahaya layar laptop yang menerangi wajahnya. Grafik saham bergerak naik turun seperti denyut nadi. Stabil dan terkendali. Persis seperti yang ia suka. Sudut bibir Aiden terangkat samar. Perjalanan dua jam dengan mobil menuju vila ini selalu memberinya perasaan aneh—perasaan yang sulit ia jelaskan. Tempat ini tenang, jauh dari kota, tersembunyi di antara pepohonan dan jalan yang jarang dilalui orang. Tempat Selvi menyembunyikannya selama hampir tiga tahun. Aiden memejamkan mata sejenak. Pelukan Selvi beberapa jam lalu masih terasa di tubuhnya. Aroma rambut wanita itu seperti tertinggal di jemarinya. Ia menghirup napas dalam-dalam, seolah aroma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN