Bab 100 Moving

1216 Kata

"Ada apa, Sayang?" Pramasta melihat Ayu yang melamun sesaat setelah duduk di tepi ranjang. Mereka sudah selesai makan malam dan semua sudah dibereskan, tetapi sepertinya pikiran Ayu masih berkabut. Pramasta bisa melihat mendung di wajah istri tercintanya. "Kamu kepikiran sesuatu?" Ayu menggeleng lemah. "Kenapa murung?" Ayu tidak langsung menjawab, bibirnya terbuka tetapi terasa ragu untuk mengeluarkan isi pikirannya. "Ada apa, Sayang? Kamu bisa mengatakannya padaku." "Pram... apa soal Selvi, meski aku bersimpati, apa... ini tidak akan membahayakan kita?" Pramasta menggeleng pelan, "Aku tidak akan mengizinkan siapapun menyakitimu atau keluargaku. Kamu dan keluargamu adalah keluargaku, jadi kamu bisa lega karena aku akan selalu menjaga kalian semua, Sayang. Semuanya dengan nyawaku se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN