Pagi datang dengan cepat. Cahaya matahari menembus jendela kamar. Ayu membuka matanya perlahan lalu tersenyum saat melihat Pramasta berbaring di sampingnya. Rambut lelaki muda itu terurai membuatnya terlihat cantik dan ganteng sekaligus. Ayu mengulurkan tangannya, membelai lembut rambut panjang Pramasta yang terlihat glowing dan sehat. Ia tersenyum karena betapa halusnya rambut suaminya. "Hm... harumnya," ucap Ayu setengah berbisik sembari mencium rambut suaminya. Tiba-tiba dia tersentak karena tangannya ditangkap dengan cepat. "Hayo, ngapain?" Ayu hanya tergelak pelan, "Menggoda suamiku," jawabnya membuat Pramasta membuka mata meski setengah mengantuk. "Kalau menggoda tuh nggak gitu," katanya lalu menarik Ayu lebih dekat membuat wanita itu memekik pelan. "Gini," ujar Pramasta sembar

