Seperti yang Khansa sering katakan pada diri sendiri ketika melihat Nana. Gadis kecil itu tak bisa memilih akan lahir dari rahim siapa, begitu juga dengan dirinya. Nana masih beruntung memiliki Rayhan yang bisa disebut dengan Ayahnya, berbeda dengan dirinya. Bahkan ibu kandungnya saja tak bisa mengatakan siapa ayah kandungnya. Tidak salah bukan, jika ia mengatakan Nana lebih beruntung dari dirinya, jati diri keturunan anak itu lebih jelas dibandingkan dirinya. Tapi tetap tak kurang sedikitpun perasaan sayang Khansa pada Andita. Terlebih ia mendengar semua penurutan Erlin, Mama angkatnya. "Mama kasihan melihat Andita saat itu Sa. Ia masih begitu muda dan terlihat kebingungan. Kami hanya tahu ia korban perkosaan. Itu saja, apalagi ia mengatakan jika tidak memiliki saudara sama sekali."