Setelah menolak penawaran dari Mx Entertainment entah kenapa Hajoon merasa sedikit menyesal. “Apa aku terlalu gegabah?” gumam Hajoon pada dirinya sendiri. Harusnya dia meminta waktu pada mereka dan memikirkan kembali sebelum mengambil keputusan. Mendadak saja Hajoon merasa dia bertindak impulsif dan dia takut akan menyesal karena telah menolak tawaran mereka. Angin malam menerpa wajah Hajoon, memberikan kesejukan bagi siapapun yang merasakannya. Nanun entah kenapa hati Hajoon masih terasa sesak. Sejak setengah jam yang lalu dia hanya berjalan tanpa tujuan. Hajoon menyusuri pinggir jembatan yang dia lalui dengan pelan. Lelaki itu berhenti dan memandang ke arah langit. Hajoon menghentikan langkahnya dan berdiri menghadap ke jembatan. Lelaki itu memandang hamparan sungai Han sambil menghel

