“Sudahlah, jangan menangis. Nanti cantikmu hilang, Nuna,” hibur Ilsung. Sudah sejak setengah jam yang lalu Harin menangis sesenggukan karena Ilsung. Rasa kehilangan memang baru akan terasa jika kita menghadapi sebuah perpisahan. Meski sering berantem dengan Ilsung, tapi Harin menganggap Ilsung adalah adik terbaik yang dia miliki. Lelaki itu polos dan jarang menolak permintaannya. “Rumah ini pasti akan sepi jika kamu gak ada, Ilsung,” kata Harin sambil mengusap air matanya. Ilsung mencoba menahan air matanya. Dia tidak boleh menangis di depan Harin atau sang kakak akan menangis lebih kencang. Ilsung merengkuh tubuh Harin dan memeluknya. “Aku hanya pergi jadi trainee kak bukan mau wajib militer, kenapa kau menangis sesenggukan seperti ini,” kata Ilsung. Kata-kata yang muncul dari bibirnya

