Andra membawa Jani pulang setelah perempuan itu kuat berdiri. Sementara Panji dinyatakan koma karena henti nafas selama beberapa detik yang dialaminya. Pria itu tidak mungkin terus-menerus membiarkan Jani di sana meskipun dia tahu betul kalau kabar kesembuhan Panji yang ingin dia dengar. Dia juga tidak mungkin menelfon anggota keluarga, terutama para orang tua untuk datang ke rumah sakit. Yang ada, urusannya tambah runyam. Karena itu Andra mengabari Bagas, orang paling mungkin di antara yang bisa Andra mintai tolong. Pemuda itu hampir memarahi Andra melihat keadaan Jani. Itu gaunnya yang dipakai masih seperti di pesta, berdarah-darah pula. Ya mau bagaimana lagi, sementara Andra yakin kalau malam-malam, keluarga akan sangat khawatir jika ada perantara yang datang sementara dirinya dan