Andra sudah melakukan apapun dalam kurun waktu lima hari ini. Dia melakukan apapun agar bisa membuat perasaan Jani lebih baik. Sayangnya, Jani terus saja diam. Pria itu bingung harus melakukan apa lagi agar perempuan yang disayanginya ini mau sepertu dulu lagi. Katanya, dia akan lega kalau Panji bangun, sementara dia sudah berjanji tidak akan menemui Panji lagi agar pria itu diberikan perawatan yang terbaik oleh keluarga Dafa. “Jani, jangan sampai Panji belum sembuh malah kamu ikutan sakit, ya. Sayang sama diri sendiri. Kenapa seneng nyiksa tubuh? Kalau Panji bangun nanti, dia nggak akan suka. Yang ada, aku dikira nggak becus ngurusin kamu.” Andra berujar pelan dan hat-hati, tidak memaksa apalagi berkata keras kepada Jani. “Aku nggak akan ketemu sama Abang lagi, Ndra.” Akhirnya, perempu