64. Andra Tahu_Edited

2552 Kata

Jani bangun saat waktu sudah menjelang sore hari. Begitu membuka matanya, Andra sudah tidak ada di sampingnya. Namun, Jani jelas melihat handphone miliknya sudah tergeletak di ujung ranjang yang untungnya tidak tersepak oleh dirinya sampai terjatuh. Lama mengingat-ingat, Jani memanggil-manggil Andra. Namun, pria itu tak kunjung menjawab yang membuat Jani tiba-tiba merasa takut. “Andra? Ndra?” Hampir menangis lagi karena entah menagap dirinya secengeng ini, Jani malah melempar Andra yang baru saja keluar dari kamar mandi kamarnya dengan bantal. “Kenapa dipanggil nggak jawab-jawab?” serunya setengah kesal. Jani sudah takut waktu melihat handphonenya. Takut kalau Andra sampai meninggalkannya. Andra kebingungan. Perasaan dia tidak mendengar siapa-siapa. “Kalau tau ya pasti kujawab, Ja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN