BAB 44. Dicari Dua CEO

1095 Kata

Dreeett dreeett. Suara dering handphone terdengar dari saku pria itu. Zara langsung mengernyit. Dia yakin akan sesuatu. “Hemm, itu pasti bos mu yang nelpon. Cepat angkat sekarang!” Zara melepaskan cekalan tangannya. Pria itu mengangguk lalu cepat merogoh saku celana. Dia menatap layar handphone. Tepat sekali! Itu memang nomor bosnya yang tertera di layar. Dia beralih menatap Zara yang langsung melotot galak. “Cepat angkat! Jangan coba-coba mengelak! Aku ini juara karate sabuk hitam tingkat Asia Tenggara!” Mendengar itu kening pria tinggi di hadapannya mengernyit. Dia tidak menjawab apa-apa. Gertakan nona muda di hadapannya sama sekali tidak membuatnya gentar. Tapi perintah dari sang bos adalah tugas mutlak yang harus dia jalankan. Zara terus memperhatikan dengan tajam saat pria itu me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN