BAB 43. Pengintai

1273 Kata

Pagi ini, Bella izin di tempatnya bekerja, untuk tidak masuk hari ini. Dengan alasan kurang enak badan. Padahal, dia tidak masuk kerja tentu saja karena sedang ada Zara. Mereka memilih mengisi waktu di pagi hari dengan berbelanja di pasar tradisional. Jarak dari kost-an Bella ke pasar hanya sekitar dua kilometer saja, jadi mereka memilih berjalan kaki. Sekalian olahraga yang diwarnai canda tawa ringan. “Kalau kayak gini nih, inget waktu masih kerja bareng di restoran, ya. Kita berangkat bareng, sambil jalan kaki dan ngobrol seru, eh nggak kerasa sudah sampai aja di sana.” Zara tersenyum dengan sorot mata memandang jauh ke depan. Penglihatannya seperti menembus ruang waktu, sekitar satu tahun lalu. Ketika dia pertama kali menginjakkan kaki di kota Jakarta. Lalu mulai bersahabat dengan Be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN