Aku sudah dalam perjalanan pulang dari bandara menuju Cilandak. Sepanjang perjalanan tadi aku banyak tidur karena memang waktunya tidur kalau di Amerika, yang ada sekarang badanku segar bugar seperti baru bangun pagi. Perjalanan dari Manhattan aku jalani hampir tiga puluh dua jam karena transit di Qatar lumayan lama. Untungnya selama perjalanan aku bisa terhubung dengan Ana , baik di pesawat maupun disaat transit karena fasilitas wifi yang memadai. "Apa kahabar pak Rid ..." ucapku membuka pembicaraan setelah aku membalas chat Ana. "Baik mas, betah banget nggak pulang - pulang mas." "Menjemput masa depan pak ... jadi agak lama." "Wah emang ada masa depan disana maksudnya mas Dana mau pindah kerja disana?" "Nggak, mendatangi calon istri pak." "Alhamdulillah .... pasti bapak sama Ibu se