Terjebak!

1050 Kata

Suasana hening mencekam langsung terasa saat satpam yang mengantarku disuruh keluar dari lift. Tinggallah aku berdua dengan pria yang menjadi topik pembicaraanku dengan satpam tadi. Ya, siapa lagi kalau bukan Reza. Pria itu menatapku. Aku meyakinkan apa yang dikatakan Igo tentangnya. Mayat hidup? Bah, mayat hidup apaan, Reza malah terlihat lebih sangar dari sebelumnya. Senyum yang biasanya ada di bibir pria itu sekarang lenyap. Jika dulu pas pertama bertemu denganku, wajah Reza kaku seperti patung manekin, sekarang malah beraura malam Jumat Kliwon. Mengerikan. Terlebih pria itu sepertinya membiarkan jambang halus tumbuh di rahangnya. Dulu aku sangat bawel jika dia belum mencukur kumis dan jambang miliknya. Sekarang malah dibiarkan tumbuh. Menambah kesan mengerikan di wajah Reza. "Hai.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN