Sekutu

1039 Kata

Aku masih menatap manusia pembohong di depanku. "Ya itu kan hanya saran, bukan aku yang salah." Reza masih saja membela diri. Gila ya ini orang, udah jelas ketahuan bohong, masih saja tidak mau mengaku salah. Jangankan minta maaf atas kebohongannya malah dia merasa benar dengan tindakannya. "Tuan Duda yang terhormat, semua keputusan atas tindakan Anda itu hak otoritas Anda. Tidak ada sangkut pautnya dengan orang lain. Jadi sekalipun ini saran orang lain, tetap saja ujungnya ada di tangan Anda sendiri." "Kenapa kamu malah menyalahkan ku? Kan sudah aku bilang, aku tidak salah. Ini hanya saran. Di negara demokrasi kita ini, saran itu harus didengar. Ya wajar kan kalau saran dipakai?" Aku hanya mendelik kesal. Berdebat dengannya hanya menghabiskan waktu. "Saran siapa yang Anda pakai?" t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN