KONSEKUENSI

1320 Kata

Daka menggaruk rambutnya karena gugup. "Maafkan aku," Daka tersenyum lebar. Ia mendekat ke arah Gista dan mengecup punggung tangannya, "Tante..." Gista hanya tertawa. "Kelakuan kamu itu ada ada saja," Gista geleng geleng kepala. "Tante dengar kalian mau ke kantor polisi?" ia kembali bertanya. "Kamu sudah berhasil menangkap si pelaku yang merekam Mila tanpa izin?" "Iya," Daka mengangguk. "Sebetulnya, bukan aku yang menangkap, tapi polisi," Daka terkekeh. Gista ikut tertawa, "Iya tentu saja polisi. Tapi kamu yang mengadukannya ke polisi bukan?" Daka tersenyum lebar, "Papa yang melakukannya." Mila langsung mencubit lengan Daka, "Ih kamu.. Sudah sudah. Jadi mau pergi tidak?" "Sarapan dulu," ucap Gista, "Kamu sudah sarapan?" Mila menoleh ke arah Daka. "Sudah," Daka menganggu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN