Daka melangkah ke sebuah toko perhiasan bersama manajernya yang bernama Catur. Ia hendak meminta tolong Catur untuk membeli cincin yang dipilihnya untuk Radmila. Huuuhh.. Tabunganku akhirnya terpakai untuk sesuatu yang berharga. Ia menatap cincin yang berada di dalam kotaknya tersebut. Cincin seharga sembilan digit angka tersebut akan menjadi saksi bisu lamarannya pada kekasih hatinya. Mila pasti menyukainya... "Kamu yakin akan melamarnya hari ini?" Catur meliriknya dari kaca tengah mobil. Daka duduk di jok tengah mobil sedangkan Catur di posisi pengemudi. "Aku yakin, seyakin yakinnya. Jangan sampai ada lelaki lain yang mendahuluiku," Daka tergelak. "Semoga saja semua aman terkendali," ucap Catur. "Maksudmu soal penggemar?" tanya Daka memastikan. "Yes... Mayoritas pen

