“Anak saya tidak salah! Bagaimana bisa kalian menahannya ditempat kumuh seperti ini?” tanya Carya melihat putranya yang meringkuk di sel dan wajah putranya juga masih babak belur dan ada beberapa luka baru. “KALIAN MEMUKUL ANAK SAYA?” teriak Carya penuh kemarahan melihat pipi putranya yang luka. Ia tidak terima putranya dipukul. Sialan! Apa-apaan mereka ini hah?! “Nyonya, tenanglah dulu. Anda tidak bisa membuat keributan di sini. Ini kantor polisi. Nyonya tidak boleh membuat keributan disini.” Ucap salah satu anggota polisi. Carya mendengkus mendengar itu, lalu melihat pada suaminya lagi. Yang hanya diam dan tidak mengatakan apapun pada pihak polisi untuk segera melepaskan putranya dari sini. “Pa! Cepat bebaskan Vanno dari sini! Papa tidak lihat, kondisi Vanno yang begitu menyedihk