Bab 91

1241 Kata

Malam itu Mirna benar-benar menepati ucapannya. Ia mengajak Jevan dan Vania makan malam di luar, memilih sebuah restoran yang tidak terlalu ramai, tapi cukup tenang untuk bicara tbanpa harus berbisik-bisik. Alasannya sederhana: Jelita sedang pergi kencan dengan Andrew, jadi rumah akan kosong dan percakapan ini tidak akan terdengar oleh siapa pun yang tidak seharusnya mendengar. Sejak di mobil, suasana sudah terasa kaku. Vania duduk di kursi belakang, memeluk tasnya di pangkuan. Wajahnya pucat, bukan hanya karena mual yang belakangan sering datang, tapi juga karena tegang. Mirna duduk di depan, di samping Jevan, menatap lurus ke depan tanpa banyak bicara. Jevan sendiri beberapa kali melirik ke kaca spion, memastikan Vania baik-baik saja, tapi setiap kali tatapannya bertemu mata Vania, gad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN