Bab 142

1728 Kata

Siang itu rumah terasa cukup tenang. Matahari masuk dari jendela ruang keluarga, membuat lantai marmer tampak berkilau. Di sofa panjang dekat jendela, Vania duduk dengan posisi setengah bersandar. Sebuah bantal kecil diletakkan di belakang punggungnya untuk menopang tubuhnya yang semakin berat. Di tangannya ada ponsel. Sejak satu jam terakhir ia sibuk membuka tokho online khusus perlengkapan bayi. Matanya berbinar-binar setiap melihat pakaian kecil dengan ukuran yang sangat mungil. “Lucu sekali…” gumamnya pelan. Ia memperbesar salah satu foto di layar. Sepasang baju bayi warna krem dengan gambar beruang kecil. “Terlalu kecil,” katanya lagi sambil tersenyum. Tangannya tanpa sadar mengusap perutnya yang besar. Bayi di dalam sana bergerak kecil, membuat Vania tertawa pelan. “Kamu jug

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN