Bab 110

2796 Kata

Menjelang siang, setelah hampir dua jam duduk di ruang kerja Jevan, Vania mulai merasa sedikit pegal. Bukan lelah berat, hanya ingin bergerak sebentar. “Aku ke kantin sebentar ya,” katanya pelan. Jevan langsung menoleh dari layar laptopnya. “Aku temani.” “Tidak perlu. Aku cuma lihat-lihat.” “Kamu yakin?” “Iya. Aku tidak tersesat.” Jevan masih terlihat ragu, tapi akhirnya mengangguk. “Baik. Kalau apa-apa telepon.” Vania tersenyum kecil. “Iya, Pak Direktur.” Ia keluar dari ruangan itu dengan langkah pelan. Koridor kantor terlihat bersih dan terang. Beberapa karyawan berjalan cepat sambil membawa dokumen atau berbicara pelan lewat headset. Kantin perusahaan berada di lantai yang sama, tidak terlalu besar tapi cukup nyaman. Meja-meja kayu tersusun rapi, dengan jendela besar yang membu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN