70. Berondong Baik Hati vs Janda Muda

1125 Kata

"Mbak! Ngopi, yuk!" ajakan Gama ketika Gendis sudah bersiap pergi makan siang di kantin kantor bersama Gea. Gendis menatap Gea meminta persetujuan pada sahabatnya. "Gimana, Ge? Mau ngopi ikut Gama atau ke kantin?" Demi memberikan waktu bagi dua insan untuk bisa berduaan, Gea menolak ajakan Gendis. "Elu aja gih yang ikut Gama. Gue makan di kantin aja. Lagi males keluar kena panas. Eh tapi jangan lupa. Bungkusin gue es kopi seperti biasanya," ucap Gea sembari nyengir lebar. "Yakin lu nggak mau ikut?" "Iya. Lagian, habis makan gue juga mau tiduran bentar. Mata gue sepet." "Ya udah kalau enggak mau." Jika dibilang malas, sejujurnya Gendis juga malas keluar. Cuaca diluar sedang panas karena hujan tak kunjung datang juga. Hanya saja jika dia menolak Gama, rasanya kasihan. Seharian ini dia m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN