69. Mencurigai Gendis

1058 Kata

"Kak Gery, tunggu!" Gery yang sudah berhasil memutar handel pintu kamarnya, urung masuk sebab panggilan Gama. Pria itu menoleh melewati bahu dan menaikkan kedua alisnya bertanya. "Ada apa?" "Jangan mempermainkan Gendis!" Peringat Gama dengan nada tajam. Alih-alih takut, Gery justru terkekeh. "Siapa juga yang sedang mempermainkannya? Aku sungguhan loh mendekati dia. Siapa tahu saja dia mau jadi kakak ipar kamu, kan?" Gama mengeratkan rahangnya. Dia sungguh muak mendengar ocehan Gery, yang baginya merupakan sebuah tantangan. "Gendis wanita yang baik. Dia tidak pantas untuk disakiti lagi oleh lelaki mana pun." "Justru karena aku tahu dia wanita yang baik, oleh karena itulah kurasa dia adalah wanita yang tepat untuk aku kejar. Tidak masalah jika aku harus menjadi ayah bagi bayi yang ada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN