Bab 32. Diterima dengan baik

1106 Kata

“Hari Minggu ada acara?” pagi sekali lelaki itu sudah menghubunginya. Jangan tanya bagaimana lelaki itu bisa datang ke rumahnya, setiap hari dia datang entah itu pagi, kadang sore sepulang dari rumah sakit bahkan yang paling gila, lelaki itu bisa datang tengah malam. “Ada.” jawab Alifa. “Kemana?” “kami sudah ada janji.” “Sama siapa?” selidiknya dengan tatapan penasaran. “Bang Ijal” jawab Alifa. “Oh,,, Bang ijal..” Adrian mengangguk pelan. “Sama siapa lagi? Ngomong-ngomong kamu sudah punya pacar?” “Bukan urusan kamu.” Alifa menoleh dengan tatapan tidak suka. “Maaf kalau pertanyaan aku bikin kamu tersinggung, aku hanya ingin tahu saja. Apakah lelaki yang waktu itu?” Alifa hanya melirik singkat, lantas kembali menatap layar ponselnya. “Rama maksudnya? Kami cukup dekat.” “Dia j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN