“Sorry kalau terlalu mendadak, mereka mau pergi ke Jepang selama dua bulan dan pengen ketemu kamu sebelum berangkat.” Rama cemas sekaligus takut dengan kejutan yang sudah direncanakannya. Jika saja hubungannya dan Alifa layaknya kekasih sungguhan, mungkin kejutan seperti tadi akan menjadi momen yang sangat manis. Namun sayangnya, hubungan mereka hanya sebatas teman, namun Rama sudah sering menunjukkan keseriusannya termasuk saat melibatkan keluarga besarnya. “Nggak apa-apa. Aku senang dikenakan pada keluargamu, mereka sangat baik.” Alifa dan Rama masih berada di sekitar bandara, usai mengantar kepergian rombongan keluarga Rama yang hendak menuju Jepang. “Aku senang, kamu sangat jujur tentangku pada mereka.” “Aku menceritakan semuanya, termasuk hubungan kita yang masih belum ada kemaju

