Bab 37. Mengakui

930 Kata

Adrian pulang larut malam, sama seperti Alifa ia pun merasa tenaganya terserap habis. Langkahnya gontai, memasuki rumah besar yang hanya ditinggali olehnya dan Rinati. Sesekali ada asisten rumah tangga yang datang untuk membersihkan rumah, namun tidak menetap. Membeli satu unit apartemen mewah bukan perkara sulit untuknya, bahkan beberapa waktu lalu ia dan Rinati sudah merencanakan membangun rumah impian. Segala yang berhubungan dengan finansial sangat tercukupi dengan baik, hanya saja Adrian tidak menemukan bahagia di dalam pernikahannya. Rianti sibuk, begitu juga dirinya. Keduanya jarang bertemu, termasuk saat ini. Setelah pertengkarannya beberapa waktu lalu ia dan Rinati tidak bertemu. Wanita itu pergi untuk kepentingan kantor. Rianti memang sangat sibuk, jauh lebih sibuk dari dir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN