Terlalu lengah karena sibuk mencari dokter pengganti, sampai Alifa mengabaikan kesehatan Kiara dengan tidak mengontrol sakit yang dideritanya. Alifa mengira keceriaan anak itu adalah salah satu bukti bahwa kondisi Kiara baik-baik saja, namun ternyata seperti bom waktu yang dapat meledak kapan saja karena penyakit jantung tidak selalu terdeteksi kapan dan bagaimana kambuh. Kiara tidak sadarkan diri, Alifa dan Kinanti segera bergegas menuju rumah sakit dimana Kiara sudah terlebih dulu di bawa oleh Ijal dan ibunya. Alifa tidak hentinya menggumamkan kata “Maaf” entah sudah berapa ratus kali, sebagai bentuk sesal yang begitu besar. Ia berlari sekuat tenaga menuju UGD dimana Kiara masih harus mendapat pemeriksaan sebelum perawatan lanjutan . Kondisi Kiara sadar namun anak kecil itu ter

