Adrian kembali ke kamar hotel, setelah makan dan membeli beberapa mainan untuk Kiara. Anak kecil itu terlihat lelah dengan beberapa kali menguap, waktupun sudah menunjukan pukul sembilan malam, di jadwal yang diberikan Alifa, gadis kecil itu tidak boleh tidur lebih dari jam sembilan malam. Saat kembali, Adrian melihat istrinya masih berkutat dengan laptop bahkan yang lebih mengejutkan lagi Rianti membawa serta beberapa map di dalam tasnya. Ia tidak menghiraukan Rinati, lebih memilih untuk membawa Kiara ke kamar mandi untuk bersih-bersih. “Kalian mau tidur? Memangnya sudah makan?” Rinati menatap ke arah Adrian dan Kiara, dimana keduanya sudah sama-sama memakai pakaian tidur. “Iya. Kiara ngantuk.” jawab Adrian, sambil memangku Kiara. “Tapi aku belum makan, baru saja selesai. Bagaimana

