75

3289 Kata

Musim hujan baru saja mulai ketika Greta melihat dua garis merah muda muncul di test pack. Tangan Greta gemetaran. Jantungnya berdetak cepat—bukan karena takut, tapi karena tak percaya bahwa di dalam tubuhnya… ada kehidupan kecil hasil cintanya dengan Novan. Ia duduk di lantai kamar mandi, menutup mulutnya dengan kedua tangan. Air matanya jatuh begitu saja. “Aku… hamil…” bisiknya, suara bergetar bahagia. “Gre? Kamu kenapa lama banget? Kamu sakit?” Suara panik itu milik satu-satunya laki-laki yang selalu heboh untuk hal-hal kecil: Novan. Greta buru-buru menyeka air matanya. Tapi Novan sudah melihat test pack di lantai. Matanya membelalak. Lalu… membulat. Lalu… berkaca-kaca. “Ini… ini beneran?” suaranya pecah. Greta mengangguk, tersenyum sambil menangis. Novan menutup mulutnya, lalu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN