Kebohongan Nadiva yang meledak di hadapan semua orang membuat suasana pecah. Hansen menurunkan tangan dari wajahnya, menatap Nadiva dengan campuran kecewa dan marah yang tak terbendung. “Div…” suaranya serak. “Kenapa kamu lakukan ini? Kenapa kamu fitnah Greta dan Novan?” Nadiva menangis, namun tidak ada yang tampak tulus di sana. “Aku… aku cuma takut… aku nggak mau kehilangan kamu…” Hansen menggeleng. “Kamu sudah kehilangan aku sejak kamu memilih berbohong.” Piere berdiri di samping Hansen, menatap Nadiva dengan iba tapi tetap tegas. “Kamu bukan korban, Nad. Kamu pelaku.” Nadiva makin gemetar. Ia menatap Aldo mencari perlindungan—tapi pria itu justru melangkah maju, wajahnya berubah keras. Aldo meraih pundak Nadiva dengan genggaman terlalu kuat. “Kau nggak perlu takut kehilanga

