31. Ketegangan Sebelum Pernikahan

1406 Kata

Abs menatapku. Selain aku, aku percaya kalau Mama dan Papa pun kaget mendengar pernyataan Abs. Aku tidak mau melihat reaksi mereka saat ini. “Aku mencintaimu, Carissa. Tapi kamu tahu, cintaku tidak bisa seperti laki-laki lain. Ada dinding tinggi yang membatasi dan ada hati yang harus dijaga agar tidak tersakiti. Aku hanya bisa mencintaimu sebagai kakak. Hanya sebatas itu,” tutur Abs kemudian. Abs lalu membuang muka. Aku tahu di dalam hatinya pasti merasakan perih yang teramat sangat, sama dengan yang kurasakan. Namun, aku juga hanya bisa menyayanginya sebagai adik walaupun perasaan sayangku kepadanya sangat besar dan kuat. “Abs ....” Suara lirih Papa yang menyebut nama Abs tidak sanggup lagi kudengar. Rasa sakit yang kurasakan kian merasuk ke dalam diri dan nyaris menguasai seluruh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN