Bab 18. Kopi dan roti isi

1351 Kata

Dulu sekali, bahkan Kirana tidak ingat kapan pastinya ia pernah datang berkunjung ke kantor Erlangga. Mungkin sekitar satu tahun lalu, saat ia baru saja menyandang status sebagai istri seorang pengusaha kaya, bernama Erlangga Malik. Ia datang karena perintah lelaki itu, yang mengatakan dokumen pentingnya tertinggal di rumah dan harus segera di antar ke kantor saat itu juga. Kirana mengantarnya, membawa berkas penting di dalam sebuah map berwarna biru tua. Bahkan berusaha secepat mungkin agar sang suami bisa segera menerima dokumen tersebut. Sesampainya di kantor, nyaris saja Kirana tidak diperbolehkan untuk bertemu Erlangga karena dianggap sebagai tamu tidak diundang. Mungkin juga karena penampilannya yang terlihat sangat biasa dan tidak sedikitpun menunjukkan sebagai wanita karir pe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN