Mendapat Izin

847 Kata

Perasaan Lizzy campur aduk. Dia lupa dengan Gail, pria asing yang tak pernah diancam untuk menutup mulut. Betapa bodohnya Lizzy. "Lizzy," panggil Reza yang langsung membuyarkan lamunan wanita muda itu. "Ayah tahu sekarang kamu lagi merencanakan sesuatu dan ayah pastinya akan dukung kamu tapi Ayah minta kamu jangan terlalu berlebihan, mengerti?" "Ja-jadi Ayah tak marah?" Reza mengangguk. Lizzy lalu melihat ke arah Lisa dan Ibunya yang juga menatapnya. Seakan tahu pikirannya, mereka berdua tersenyum. "Kali ini aku memaafkanmu asal kau tak boleh mengulanginya lagi," kata Lisa. Lizzy tidak bisa berkata apa-apa selain menitikan air mata. Ia pikir selamanya tak akan dimaafkan oleh mereka. "Sudah jangan menangis, ayo kita sarapan Ibu memasak nasi goreng kesukaanmu," ucap Angel. "Aku minta m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN