BAB 74

1461 Kata

Ruangan itu terasa sangat hening. Hanya detak jam di dinding dan suara isak Alaric yang terdengar. Alaric memegang tangan Luna dan menelungkupkan wajah di atasnya. Bahunya berguncang. Putri kecil mereka sudah lahir. Kamari Laveandra Baratajaya, buah cintanya bersama Luna sudah hadir ke dunia. Seharusnya ia bahagia, dan ia memang bahagia. Tetapi separuh hatinya terasa kosong. Saat ini, kedua orangtuanya dan orangtua Luna sedang berada di ruangan bayi, menengok cucu mereka yang cantik dan berkulit kemerahan. Tetapi Luna .... Setelah operasi caesar yang dijalani Luna sambil terus menangis, ia justru tak sadarkan diri sesaat setelah melihat wajah Kamari yang baru ia lahirkan. Tidak seperti pikiran banyak orang yang mengira operasi caesar dilakukan dengan bius total, operasi ini hanya mengg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN