59. KEBAIKAN YANG MENCURIGAKAN?

1202 Kata

Denallie melihat ponselnya karena sejak latihan tidak sempat ia jamah. Beberapa pesan dari Gentala muncul paling pertama, membuat senyum wanita itu terbentuk dengan sempurna. Denallie pun membalas, memberitahu suaminya kalau ia sudah selesai latihan bersama rekan-rekannya. Lalu kembali mengingatkan akan pergi lagi sebelum nanti pulang ke apartemen. “Bikin iri, deh. Jadi pingin cepat punya suami,” celetuk Abila saat melihat Denallie senyum-senyum menatap ponsel. “Sama aku mau nggak, Bi?” tanya Varo. Abila menyipitkan mata dengan raut wajah sinis. “Ogah, ah. Kamu suka nyebelin. Terlalu banyak tahu busuk-busuknya kamu, Ro. Jadi aku belum sanggup dengan kegilaanmu itu.” “Daripada sama orang baru malah lebih bahaya dan capek. Memulai dari awal, belum tentu juga berujung bahagia. Kalau sama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN