“Kenapa nggak masuk?” tanya Dewa sambil menggendong Dewi dan menuruni tangga menghampiri Reno. Pria itu duduk di atas kap mobil sedannya di halaman rumah dan menggeleng. “Kenapa bawa Dewi?” Reno berdiri dan sedikit menjaga jarak. “Aku habis ngerokok. Kalau Rindu tahu, bisa kena amuk aku nanti.” “Bukan cuma Rindu.” Setelah berada tidak jauh dari Reno, Dewa menendang pelan betis sepupunya itu. “Tapi aku juga bisa ngamuk!” “Mana aku tahu kamu ke luar bawa Dewi,” ujar Reno membela diri. “Dia lagi manja sama papanya,” terang Dewa sambil menyingkirkan tangan mungil Dewi yang menutup mulutnya. “Jadi minta sama aku dari pulang kantor. Tapi, kamu ngapain ke sini? Tante Fathiya nggak ada di dalam.” Reno menghela dan kembali duduk di atas kap mobilnya. “Mama tetap nggak setuju sama Lita. Terus,

