Setelah bertemu dengan Tirta yang dibawa Dewa dan Rindu main di dojo belakang rumah, Lita segera berpamitan tanpa ingin membuang waktu. Namun, tetap saja ia tidak bisa mengelak ketika Fathiya memberi perintah untuk pulang bersama Reno. Sementara ojek yang Lita pesan, sudah dibayar dan diminta pergi karena tidak jadi memakai jasanya. “Sudah cocok jadi bapak,” celetuk Rindu saat melihat Reno “merampas” Tirta dari gendongan Lita. “Tinggal cari istri.” Ketika mengatakan hal tersebut, Rindu melirik samar pada Fathiya. Memperhatikan ekspresi yang dapat ia baca dari wajah wanita itu. Rindu harus tahu, respons seperti apa yang ditunjukkan Fathiya atas ucapannya barusan. Namun, Fathiya tidak menampilkan ekspresi apa pun, bahkan tidak ada sedikit senyum, untuk merespons gurauan Rindu. Jadi, Rindu

