“Hm, cakaplah.” Setelah memanggil Lita keluar, Fathiya mendudukkan putranya dan wanita itu di meja makan. Wajar bila Fathiya curiga dengan sikap putranya, karena Reno mengetuk pintu kamar Lita dan ngotot ingin memberi penjelasan. Memangnya, ada kesalahpahaman apa sehingga Reno bersikap seperti demikian. “Jelaskan sekarang,” tegas Fathiya menatap Reno dan Lita yang duduk di berseberangan dengannya secara bergantian. Sementara itu, Fathiya juga membawa Tiara duduk di sebelahnya, agar tidak ada salah paham lagi ke depannya. Reno menatap Lita yang hanya diam menunduk. Wanita itu terlihat tidak ingin bicara dan memberi penjelasan untuk membantu Reno yang sedang terpojok. Jika Reno mengatakan hal yang sejujurnya, maka Lita pasti akan semakin murka. Namun, Reno tidak tahu apa yang harus ia ka

