Gibran tak lantas menghampiri Arka, tetapi menyingkir dari hadapan Nada dan mencari tempat yang pas untuk mengintai. Matanya masih berfungsi dengan baik, Gibran pastikan ia tidak sedang salah melihat. Namun, ada yang aneh. Arka keluar tak lama berselang, padahal pria itu baru saja tiba di bangsal rawat Melati. Kecurigaan yang sempat menghampiri benak Gibran perlahan menguap. 'Apa jangan-jangan dia salah kamar? Buktinya nggak sampai lima menit dia sudah keluar lagi.' Gibran sibuk dengan asumsinya. Laki-laki itu buru-buru menyingkir ketika langkah Arka semakin dekat dengan lorong tempatnya bersembunyi. "Aku harus tetap mencari tahu kebenarannya," gumam Gibran sembari merogoh ponselnya menghubungi Rio. PR tentang Lintang saja masih menjadi misteri, Gibran berpikir untuk menambah orang