13.8

1890 Kata

Sampai sebulan yang lalu Divya masih menolak saat orang tuanya meminta ia untuk menemui psikiater. Di depan semua orang ia tetap menunjukkan senyum seolah dirinya baik-baik saja. Berpikir mereka akan mempercayai semua itu begitu saja. Lalu ketika sang anak berubah seperti mayat hidup, Ucup memaksa Divya untuk menuruti perintahnya. Bahkan Haris juga sudah datang dan tentu saja memarahi putri kesayangannya itu. Begitu semua yang ia rencanakan dengan Ammar terbongkar, Divya tidak lagi bertemu dengan sang suami dan ia dihadapkan pada kekecewaan semua orang. Mama Mayang, Papa Firman, Papa Haris, Nenek, Kakek, terutama Amira dan Bunda. Para orang tua yang sangat ia sayangi dan hormati itu menjadi prioritas bagi Divya. Ia bertekad harus menerima maaf dari mereka semua. Dan mendapatkan satu ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN