48. Kalah Telak

2286 Kata

Dion melihat ibunya yang datang ke rumah sembari berkacak pinggang. Menatap Dion penuh kemarahan mengebu. “Ada apa Ma?” Pertanyaan yang dilontarkan oleh Dion barusan, ditertawai oleh Dera dengan gelak tawa yang sungguh menyeramkan di dengar oleh Dion. “Kamu masih tanya kenapa Mama ke sini? Nggak salah nanya kamu? Atau kamu kehabisan obat? Kamu pasti tahu kenapa Mama ke sini?” Ucap-ucapan dari Dera barusan digelengi oleh Dion. “Dion nggak tahu tujuan Mama kemari, memangnya Mama mau apa?” Tanya Dion kembali, berharap kali ini ada jawaban dari ibunya yang tampak sangat marah sekali pada Dion. Dion masih tidak mengerti kenapa ibunya ini marah. Dan menatap tajam padanya. Jangan bilang…. Oh s**t! Pasti ibunya tahu apa yang dilakukan oleh Dion pada Sania— menantu kesayangan ibunya. Dan ist

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN