Penantang Takdir

1243 Kata

Tidak semudah itu bagi Dara menyerahkan semuanya. Setelah dia berjuang mendapatkan hati Jedidah, tidak mungkin dirinya menyerah. Tinggal beberapa bulan lagi dirinya mlahirkan, Dara harus mencari cara. Namun masalahnya, Jedidah tetap mencintai wanita itu. Apapun yang dikatakan orang lain tidak bisa dia terima, kecuali dilihat dengan mata kepala sendiri. Dan Dara sekarang terjebak dengan keadaan disini, diawasi oleh Ibu Rahayu juga. Sialnya, kamar Dara bersebelahan dengan kamar utama, dimana dia bisa mendengar suara desahan Zarin yang memanggil-manggil nama Jedidah, dan geraman pria yang biasa dia puaskan. “Shhhh…. Mas…. Ahhhh! Pelan! Ahhhhh! Gak kuat!” Dara benar-benar kesal, dia sampai melempar bantal ke dinding. “b******n,” gumamnya. Sebuah pesan masuk mengalihkan perhatiannya sejenak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN